img2

Serangkaian peristiwa teknologi informasi komunikasi (TIK) mengiringi 2019 hingga memasuki penghujung tahun. Di penghujung 2019 ini kita coba rewind lagi yuk rasanya mengenang kejadian TIK yang terjadi sepanjang 2019.

1. Kontroversi Kimi Hime di YouTube

Anak Youtuber pasti gak asing sama Nama YouTuber Kimi Hime alias Kimberly Khoe yang ramai dibicarakan di Indonesia pada Juli lalu. Ia dibicarakan karena video-video berbau asusila.

Kimi Hime adalah YouTuber konten gaming yang menggunakan busana minim dan melakukan gestur gestur yang sensual. Bahkan thumbnail di video atau judul Kimi sering mengundang sensasi untuk mengundang jumlah penonton saluran Youtube miliknya.

Kominfo lantas memanggil Youtuber ini lantaran kontennya dianggap melanggar kesusilaan pada UU ITE. Kimi kemudian berjanji akan membuat konten video baru dengan lebih positif dan penampilan lebih nyaman.

2. Pembatasan medsos

Ingat peristiwa pada 22 Mei? Kemenkominfo memutuskan untuk membatasi media sosial. Saat itu, aksi unjuk rasa terjadi di Jakarta terkait pengumuman hasil Pemilihan Presiden 2019 dari Komisi Pemilihan Umum.

Pembatasan media sosial berupa penghambatan pada proses pengiriman gambar dan video pada Facebook, Instagram, Twitter, Line, WhatsApp, dan YouTube.

Menkominfo saat itu, Rudiantara pembatasan itu efektif menangkal hoaks beredar cepat dan memperkeruh suasana. Pembatasan itu akhirnya dicabut pada 25 Mei setelah dinilai kondisi Jakarta telah kondusif.

3. Good Bye BBM!

Elang Mahkota Teknologi (Emtek) memutuskan untuk menutup layanan BlackBerry Messenger di Indonesia pada 31 Mei 2019.

Aplikasi ini sempat menjadi layanan pesan instan populer di Indonesia meski lantas meredup karena kalah saing dengan aplikasi pesan instan lain.

4. Aturan IMEI Bunuh Ponsel Black Market

Pada Oktober, pemerintah mengesahkan aturan IMEI. Aturan ini akan berlaku mulai 18 April 2020.
Aturan IMEI bertujuan untuk memblokir ponsel-ponsel ilegal dengan IMEI yang tak terdaftar di basis data Kementerian Perindustrian.

Ketika ponsel tidak terdaftar, maka ponsel tidak akan bisa digunakan untuk mengakses jaringan telekomunikasi di Indonesia.

5. Gojek Raih Status Decacorn

Gojek mengumumkan status decacorn pertama dari Indonesia dengan valuasi US$10 miliar. Chief of corporate affair Gojek Group Nila Marita mengatakan pihaknya bersyukur dengan kesuksesan yang diraih perusahaan.

    #