Penyebaran Virus Corona yang kini tengah melanda Indonesia menjadi perhatian khusus sejumlah pihak. Masyarakat bahkan di sejumlah lokasi tengah berupaya menyemprotkan disinfektan untuk mengurangi penyebaran virus.

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus, masyarakat harus mengetahui berapa lama virus dapat bertahan di atas beragam media seperti kain, logam dan berbagai bahan lainnya.

The New England Journal of Medicine baru-baru ini mempublikasikan sebuah penelitian yang menguji ketahanan virus pada berbagai jenis permukaan.

Dikutip dari Theguardian, Rabu, 1 April 2020, bahwa virus dapat stabil dalam berbagai permukaan untuk sekian lama. Pada permukaan tembaga misalnya, vuris dapat bertahan hingga empat jam, sementara pada permukaan kardus virus mampu bertahan hingga 24 jam. Selain itu, pada permukaan lain seperti plastik dan baja virus dapat bertahan hingga 72 jam.

Namun yang penting untuk dicatat adalah, jumlah virus menurun dengan cepat dari waktu ke waktu pada setiap permukaan tersebut.

Menurut laporan tersebut, potensi penularan akan semakin menurun jika semakin banyak orang yang tinggal di dalam rumah untuk menghindari kontak dengan orang yang berpotensi terinfeksi Covid-19.

Temuan terbaru terkait daya tahan virus tersebut bahkan mampu bertahan hingga 17 hari. Laporan tersebut didapat dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat yang mengatakan RNA dari virus yang menyebabkan Covid-19 ditemukan di kapal Diamond Princess 17 hari setelah penumpangnya pergi.

Menurut laporan tersebut, sejauh ini orang-orang jauh lebih mungkin terinfeksi melalui kontak dengan orang yang terinfeksi daripada dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi.

Untuk itu, penting disadari bahwa permukaan apapun yang kita sentuh agar tetap berhati-hati. Misalnya, saat kita berada di angkutan umum atau toko kelontong dan tempat-tempat yang cenderung terdapat banyak orang.

#