Berbabgai bahan makanan yang biasa disimpan dalam kulkas. Foto: Pixabay

Indonesia dan dunia hingga saat ini masih memerangi penyebaran virus Corona (Covid 19) yang terus memakan korban jiwa. Mungkin banyak di antara masyarakat belum menyadari bahwa virus berpotensi dapat bertahan cukup lama untuk bertahan di lemari es atau kulkas.

Guna mengantisipasi penyebaran virus masyarakat harus mengetahui cara-cara untuk mengantisipasi agar penyebaran virus tidak meluas.

Seorang virologis dari Gladstone Institute Dr Warner Greene mengatakan, pada prinsipnya virus Corona adalah virus yang sangat bandel dan mampu menempel cukup lama di permukaan suatu benda, termasuk kulkas, katanya seperti dikutip NBCbayarea dalam sebuah wawancara.

“Virus corona, pada dasarnya, adalah virus lengket. Mereka dapat bertahan hidup untuk periode waktu yang cukup lama di permukaan benda, meskipun di permukaan tampaknya sudah mati” katanya.

Untuk mencegah virus Corona memasuki lemari es atau pendingin, sebelum memasukkan makanan atau benda apapun ke dalam kulkas, masyarat harus memastikan agar menggunakan disinfektan.

American Society for Microbiology pernah melakukan penelitian efek suhu dan kelembaban pada virus corona SARS pada 2010. Penelitian pun masih berlangsung hingga saat ini untuk jenis virus corona COVID-19.

Mereka menemukan virus Corona berkembang dalam kelembaban rendah dan suhu di bawah 40 derajat Fahrenheit atau setara dengan 4,4 derajat selsius. Suhu tersebut biasanya terdapat dalam lemari es biasa.

Menurut Greene dengan alasan itu, masyarakat perlu menggunakan disinfektan untuk mendisinfeksi semua barang-barang yang dibeli untuk kemudian disimpan di dalam lemari es.

“Intinya adalah, jangan memasukkan benda apa pun ke dalam lemari es sebelum melakukan didekontaminasi terlebih dahulu. Untuk bahan makanan dan kotak-kotak dan hal-hal seperti itu, saya dan istri saya melakukan ini, seperti ambil handuk, rendam dalam Lysol, dan kemudian benar-benar membersihkannya ke permukaan yang keras dari produk makanan,” katanya.

Selain itu menurut Greene, warga bisa mengikuti langkah-langkah berikut setiap kali membawa pulang bahan makanan.

Pertama, menyiapkan mangkuk atau ember desinfektan sebaiknya berbahan alkohol. Dua bahan yakni alcohol, sabun dan air dapat melarutkan membran virus corona.

Kedua, Greene juga menyarankan untuk membuat disinfektan sendiri dengan pemutih baju yang diencerkan. Dia merekomendasikan untuk mencampurkan 1/3 cangkir pemutih dengan satu galon air atau dengan menambahkan sabun dan air hangat.

Ketiga, dia juga menyarankan untuk merendam handuk dalam larutan pembersih dan peras. Handuk tersebut digunakan untuk menyeka permukaan setiap wadah makanan secara menyeluruh, seperti tas, kotak, botol, kaleng. Untuk melakukan penyekaan itu harus dilakukan di permukaan yang bersih, dan telah didesinfeksi.

Keempat untuk melakukan disinfeksi sebaiknya tidak hanya di lemari pendingin, namun juga pada wadah makanan sebelum dimasukkan ke dapur atau kulkas.

Menurut Greene hingga kini belum didapat kepastian virus Corona dapat bertahan dalam suh udi bawah nol seperti di dalam freezer. Untuk itu dia juga menyarankan untuk mensterilkan bahan yang beku.

“Dalam freezer, itu sedikit lebih bermasalah bahwa virus corona bisa bertahan dari pencairan beku,” katanya.

Seperti dilaporkan Greene telah meneliti virus HIV selama bertahun-tahun terkait vaksin dan penyembuhan. Sekarang Greene dan timnya telah tengah fokus meneliti pada virus COVID-19.

#