Ilustrasi penyebaran virus corona. Foto: Pixabay

Virus corona (COVID-19) menyebar ke 181 negara di dunia berdasarkan data yang dirilis Universitas Johns Hopkins. Namun ternyata ada pula sejumlah negara yang mengklaim warganya tidak terinfeksi virus corona.

Negara-negara tersebut yang belum melaporkan kasus tersebut merupakan negara Kepulauan Pasifik kecil, dan sejumlah negara di Asia dan Afrika.

Korea Utara

Pemerintah Korea Utara hingga saat ini belum melaporkan adanya kasus warganya yang terinfeksi virus corona. Korea Utara sejak Januari mencegah negara tersebut dengan menutup kawasan perbatasan yang berhadapan dengan Cina.

Bahkan pemerintah pimpinan Kim Jong Un tersebut melarang warga asing masuk ke negaranya. Namun banyak pihak meragukan bahwa Korae Utara bebas dari virus corona. Pengamat Korea Utara menyebut kurangnya pengujian dan situasi tertekan dengan sanksi internasional membuat kawasan itu memiliki sistem pelayanan kesehatan yang lemah.

Selain itu, tingkat kerahasiaan negara yang tinggi juga menjadi alasan tidak adanya kasus Covid 19 menyerang negara tersebut.

Turkmenistan

Selain Korea Utara, Turkmenistan juga mengklaim tidak ada kasus warganya yang terinfeksi virus corona. Turkmenistan dinilai juga memiliki kerahasiaan negara yang kuat setara dengan Korea Utara. Jumlah warga asing yang mengunjungi negara tersebut dinilai sebagai penyebab tidak adanya kasus yang tercatat.

Selain itu, sistem kesehatan di Turkmenistan dinilai buruk dan belum memiliki kemampuan untuk menguji virus. Departemen Luar Negeri AS melaporkan, Turkmenistan telah melarang masuknya non-warga negara dan tidak ada penerbangan internasional yang keluar.

Tajikistan

Tajikistan telah mengumumkan memblokir masuknya warga dari 35 negara yang terkena virus corona pada awal Maret 2020. Tajikistan juga telah melakukan berbagai pembatasan perjalanan ke luar negeri meskipun belum ada kasus tercatat terinfeksi virus corona.

Meskipun demikian, Presiden Rahmon terus muncul di sejumlah pertemuan publik yang melibatkan banyak orang. Selain itu dia juga dikelilingi oleh kerumunan wanita yang mengenakan pakaian tradisional hingga dipeluk oleh kerumunan anak-anak.

Mengutip The Diplomat, Pemerintah AS memberikan bantuan kepada Tajikistan berupa peralatan pelindung diri untuk menangani virus corona yang dilaporkan atas permintaan Kementerian Kesehatan Tajikistan.

Negara Federasi Mikronesia

Pada akhir Januari 2020 Negara Federasi Mikronesia mengumumkan keadaan darurat virus corona. Selain itu, disusul 14 Maret pemerintah kemudian melakukan langkah-langkah pembatasan yang ketat.

Dalam pembatasan itu pemerintah melarang masuknya warga dari negara-negara dengan kasus COVID-19 . Selain itu, pemerintah juga melarang warganya bepergian ke luar negeri, termasuk ke negara-negara dengan catatan kasus virus corona.

Hingga pada 31 Maret 2020, Presiden David W. Panuelo mengumumkan keadaan darurat selama dua bulan. Panuelo meminta warganya untuk mencuci tangan dan menghindari perkumpulan massa yang besar.

Selain itu, Panuelo juga meminta agar warganya berempati terhadap kerabat-kerabatnya yang tertimpa wabah.

Kepulauan Solomon

Pemerintah Kepulauan Solomon hingga kini belum melaporkan ada kasus virus corona yang menginfeksi warganya. Negara dengan populasi lebih dari 600.000 orang itu pada 25 Maret mengumumkan keadaan darurat publik. Negara tersebut juga telah mengirimkan sampel ke Australia untuk pengujian beberapa sampel yang masih menunggu konfirmasi.

Selain Kepulauan Solomon, negara di Oceania yang belum memiliki corona adalah Vanuatu, Samoa, Kiribati, Mikronesia, Tonga, Kepulauan Marshall Palau, Tuvalu, dan Nauru. Untuk mengantisipasinya, mereka memberlakukan pembatasan perjalanan dan pencegahan terhadap penyebaran virus.

#